Mata supirku yang memandangiku seperti terlihat lain dari biasanya, ia mulai mengusap rambutku yang basah ke belakang dengan penuh sayang seperti sedang menyayang seorang anak kecil.Lalu diambilnya sabun cair yang ada di dalam botol dan menumpahkan pada tubuhku lalu ia mulai menggosok-gosok tubuhku dengan telapak tangannya. Bokep Ojol ha..!” suara tawa supirku saat melihatku mulai terpojok.“Jangan..!” jeritku begitu supirku yang sudah berjarak satu meteran dariku menerjang tubuhku hingga tubuhku langsung terpental jatuh di atas ranjang dan dalam beberapa detik lalu tubuh supirku langsung menyusul jatuh menindih tubuhku yang telentang.Saya terus berusaha meronta saat supirku mulai menggerayangi tubuhku dalam himpitannya. sana cepet keluar!” bentakku dengan marah sambil menutupi bagian tubuhku yang terbuka.Tapi bukannya mematuhi perintahku, ia malah melangkah masuk ke kamarku dan mendekatiku.“Anto.. Sampai di dalam kamar saya langsung melemparkan tasku. Lagi-lagi saya kalah cepat dengan supirku, ia berhasil menangkap tubuhku kembali, tapi belum sempat saya bangkit dan berusaha




















