Lagi pula ia merasa hanya kami berdua saja yang ada di rumah kala itu.Aku hanya diam saja, kala ia berkata begitu, karena memang benar bahwa saat itu memang hanya kami berdua saja yang ada di rumah, tapi aku yakin menjelang maghrib nanti pasti para pembantu di rumahku akan pulang dari mengunjungi pacar mereka yang juga bekerja sebagai pembantu di sekitar rumahku ini. Oh..Ternyata Slamet pembantu di rumahku. Bokep Mom Dan kini saat melihatnya pasrah dan menurut pada apa yang aku katakan, membuatku makin sayang padanya.Dan akupun yakin bahwa sebenarnya Sita selama ini juga punya rasa yang sama padaku, karena sering kudapati ia melirik dan mencuri pandang ke arahku jika kami bertemu di sekolah. Kini makin jelas terlihat, putingnya yang kecil, menonjol di seragamnya,“Wah mana, tetep gak jelas” kataku.“Mungkin kalo gini baru jelas” lanjutku sambil menyambar satu gelas air es yang memang sedari tadi ada di meja depanku sebagai




















