Hampir setiap malam Minggu, aku & teman kost-ku memang mengadakan pesta. Dia udah kelar. Bokep Montok Kepalaku semakin berat saja. Gila !!!! Kulihat Desti telah merapihkan pakaiannya dengan mata masih tertutup & bibir yang terus terbuka. Diikuti oleh Dimas yang terlihat melingkarkan tangannya dipinggang Lely & tengah mencoba melobinya.” Laper nich..! Mereka berbisik, melirik & tertawa kecil ketika melihat sebatang coklat kukeluarkan dari saku kemejaku.” Makan sendirian aja ” Sirambut pirang ,membuat celetukan kecil, dengan posisi tetap berhadapan dengan temannya, dengan tanpa melihat kearahku.” Bagi-bagi, kek ” Silesung pipi menyambung dengan tertawa kecilnya.Begitu menggoda, sungguh. & tetap tak mau mengomentari perkataannya. Kulihat Desti telah merapihkan pakaiannya dengan mata masih tertutup & bibir yang terus terbuka. Tigor namanya. Tapi kami tidak merasa terganggu sedikitpun oleh tingkah lakunya.Mobil mulai bergerak, & aku merasakannya walau saat ini sebenarnya aku harus berkonsentrasi penuh menghadapi gempuran-gempuran Lely.




















