Hal ini mendorong rasa penasaran tersebut untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.Akhirnya aku dapat melihat mereka dari atas, karena kamar WC di sekolahku pada waktu itu tembok pembaginya tidak tertutup sampai dengan atas langit, sehingga aku dapat melihat mereka berempat.Karena kesal akibat Asep tidak dipenuhi permintaannya, akhirnya Asep menarik kepala Ika ke depan alat kelaminnya yang sudah menegang tersebut.Asep berkata dengan nada mengancam kepada Ika, “Ayo Ka..! Aku sanggup kok kalaupun kalian langsung bertiga..!”Aku bertanya-tanya, apa sih yang mereka perundingkan, sampaisampai saling menunjuk dan menantang seperti itu. Link Bokep iyaiya, boleh deh semuanya..!”Suarasuara tersebut terdengar olehku di samping kamar WC yang mereka isi, yang kebanyakan suarasuara tersebut membuat saya risih mendengarnya, seperti, “Aaahh..




















