“Halo..?” nada suaraku terdengar penuh emosi. sure..” aku tergagap-gagap. Bokep Barat bagaimana melakukannya dengan benar? “Iya, kayaknya belum deh..” Nia menimpali. Ahh.. ahh.. nggak apa-apa. “Ahh.. “Ray.. Aku menangis semakin keras, mengerang dan terisak, sesekali menguap dengan gerakan sesamar mungkin, sekedar memastikan air mataku tetap keluar. “Ah.. “Aku sedih..” isakku. Kubuka lemariku dan mengambil sebotol Bacardi yang isinya tingal setengah. bagaimana yah?” Nia terlihat bingung, matanya menatap jendela, melihat pepohonan yang seakan berlari. “Terus..” tanyaku. “Ma.. ahh.. as you wish.. mungkinkah Nia merasa iri atas keberhasilan Enni mendapatkanku? Nia bangkit, mendudukkan dirinya, dan menarik pundakku. “Okay.. Kan belum masuk?” kudengar Nia berbisik protes. Ah, ya. Kamu?”
Lalu Nia bercerita tentang bagaimana ia setelah lulus SMU, berangkat ke Jakarta untuk meneruskan kuliah D1 di sebuah universitas negeri di sana.




















