Sungguh beruntung aku, Tiyas ternyata menyukaiku. Namaku Fredi, biasa dipanggil Fred, Perawakanku biasa-biasa saja. Bokep Indo Dan benarlah, kesempatan yang aku nantikan kembali terjadi lagi, setelah selesai rapat aku langsung menemui Tiyas dimejanya, meski masih ada beberapa teman yang ada didalam ruangan. Karena aku tak lebih ganteng dan lebih kaya dari cowok-cowok yang menyukainya. “Owh kamu Fredi, gak papa kok, ni sekalian aku selesaikan jadi nanti aku udah bebas gak ada tugas lagi” jawab Tiyas. Ok selamat malam Tiyas, assalamualaikum, jawabku sebelum menutup pembicaraan. Boleh jam 2 siang yah pas Tiyas pulang sekolah, jawabnya. Dia mengerang, emh..ehm..ehm.., tanda dia mulai bereaksi pada sentuhan tangankuAku yang tidak tahan Fredigan Memeknya.




















