Aku juga tidak sungkan mengajaknya makan malam. Bokeb Setelah berbagai tes yang kujalani, aku diterima bekerja di sana. Awalnya aku sering menanyakan kabar Vera, tetapi lama-lama aku menyadari bahwa pesona mas Deden seolah menyihirku. Kami melakukannya diam-diam, karena tanpa disadari, kami sudah masuk dalam tahap.. Ingin sekali aku menepis semua itu, tetapi apa yang mereka katakan benar. Aku pikir, jika dia menerima ajakanku tanpa Mita, berarti dia ada rasa denganku. Jika itu adalah hukuman Tuhan, maka aku bersedia menerimanya. Aku bisa saja mengubur rapat perasaanku hingga tidak ada orang yang tahu, tapi aku menikmati perasaan ini, bahkan aku ingin lebih. Aku menutup mataku dari Vera, aku cukup pintar bersandiwara di depannya, seolah aku dan mas Deden tidak ada apa-apa.




















