“Ada apa Lex?”
“Liat cewe sebelah kananmu, tempat duduk paling ujung !”
“Iya, kenapa Lex?”, tanyaku setelah melihat seorang wanita bertubuh sintal, berbaju rapi bercelana jeans ketat. Bokep Asia Lina menoleh, menutup telepon dan tersenyum. Lina mencengkram kepalaku dengan kuat, sesekali kusedot-sedot lalu jilat, ambil nafas. Saat irama telah sama, bagian bawah tubuh kami seperti senyawa lalu tenggelam, bergoyang semakin cepat.., semakin cepat.., lalu pelan lagi. Yah, padahal aku sudah sedikit berubah pikiran. Kami berpelukan lama dalam posisi ini. Kupikir ada baiknya melepaskan ketegangan, karena besok hari terakhir di Ambon (setelah itu aku belum pernah ke Ambon lagi hingga sekarang Ambon dilanda tragedi)Di tempat karaoke, aku datangi bartender yang juga merangkap petugas hotel. Ternyata Lina adalah seorang wanita panggilan khusus tamu penting hotel.




















