Kalau di Indonesia mah belum ada. “Siap?”, kataku. Bokep Arab Aku memotretnya dan menyempatkan untuk close up susu dan memeknya. Aku diantar ke bukit itu, namun kawanku tidak mau ikut-ikut naik bukit, capek katanya. Bahkan diganti baju yang terakhir, Tia juga mengganti bh dan celana dalamnya sebab keringat. Akhirnya kami bergambar bugil berdua dengan beberapa pose. “Iya, tapi ada bedanya”, aku tersenyum. Sebab ditatap dengan tajam, aku menjadi kikuk,
“kenapa?” tanyaku. Kakiknya panjang, pundaknya agak lebar dan lehernya jenjang. Aku menghampirinya dan memegang susunya. “Terbuktinya di Padang ada tukang potret professional yang khusus gambar bugil. Hmm romantic sekali. Di kamar aku memperhatikan dengan kagum hasil gambar2ku, baik gambar kupu-kupu maupun gambar-gambar mesum. Di rumah ada bibi yang hanya menyuci dan menyetipsa. Supaya tidak ketahuan, aku menyimpan gambar2 mesum itu dalam koperku yang kukunci.




















