Akhirnya aku malu juga sama istriku, kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rumah Agus. Film Porno Erangannya semakin panjang. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainnya pun tidak ada. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku serta tempat dan alamat tinggalku sekarang. Agus dan Viona sekarang sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu, Viona mendesis, “Ssshh.., aahhk.., aduh enaknya..! Suaminya juga sangat baik, usianya kira-kira sebaya denganku. Sesekali kami masih berhubungan lewat telepon. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak protes. Edan, kok aku sampai segila ini ya, padahal hari masih pagi.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi.istriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya. Seolah-olah Agus mengerti, karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian denganku. Tamat Oh iya, baru kusadari ternyata jendela kamar kami saling berhadapan.




















