Aku menekan kakiku di punggungnya, menarik rambutnya dan mengerang. Sekitar pukul 3 pagi aku terbangung karena ada belaian di kepalaku. Bokep Korea Segera aku melemparkan bantal ke arahnya dan dia hanya tertawa. Aku tidak percaya bahwa hari ini adalah hari terakhir buat kami, karena aku harus check out siang hari ini dan Andre pulang ke Taiwan keesokan harinya.Sepanjang perjalanan ke fairground kami hanya berdiam diri, hingga di tempat parkir. Sesekali ada orang lain yang menyapa Andre, sedangkan karena aku orang baru maka aku tidak mengenal seorang pun.Diselingi musik kami pun sedikit menari di tempat yang cukup sempit, terkadang Andre mencium pipi, atau tengkukku. Aku hanya bisa mengangguk pelan tanpa jawaban.Padahal hatiku menjeritkan kata cinta kepadanya, mungkin aku terlalu sombong untuk mengungkapkan, atau aku terlalu takut?




















