Mendekati lampu merah sengaja aku memperlambat laju “mio” ku.“Yes pas merah”, sengaja aku tunggu lampu merah. XNXX Jepang “maklum ujan “ kata pak abdul. paling bapak dah sering liat tetek istri bapak,
masnya juga paling dah pernah liat punya ceweknya”, kataku memancing. Siapa yang beruntung sore ini ya”, pikirku dalam hati.Setelah siap dengan kostum eksibku aku menembus gerimis dengan “mio pink” kesayanganku. “masa sih..??, wuhh iyo…pentile (putting:dalam bahasa jawa) ketok nembus, gede tenan susune cah….”,
tambah temanya.Sengaja aku tengok keduanya“ngomongke aku yo ?”, kataku. “Wah makasi pak…., tapi saya bukan cewek murahan lo hanya karna saya g sengaja berdandan gini ( padahal
sengaja )”, tegasku. “ya g papa”,kata pak abdul. kadang cowok pribumi begitu baca cerita cewek chinese selalu langsung tegak tongkolnya. “eh ahmad… makasi jas hujanya ya…, sini…sini, aku mau ucapin terima kasih…, kamu mau minta apa ???”,
kataku menggodanya.




















