Ini membuatku penasaran sampai sekarang. Bokep Rusia Maaf Bu, Bapak sedang serius dengan para direksi itu, dia nggak bisa meninggalkannya, malah memintaku untuk mengantar Ibu ke kamar, sebentar lagi beliau menyusul, katanya sambil menuntunku ke kamar. Aku masih memejamkan mata meski mulutku mulai mendesis dan pinggulku mulai bergoyang,sungguh di luar kemauanku, bahkan ketika Pak Edy kembali melumat bibirku akupun membalas lumatannya, saling mengulum. Aku jemput sebentar lagi, be ready immediately, perintahnya sebelum menghilang di balik pintu kamar. Sepintas aku masih bisa melihat suamiku sedang berbincang di meja depan di kelompok para direksi. Agak kecewa juga mendapati dia begitu cepat mencapai orgasme,padahal aku menginginkannya lebih lama lagi, dengan kasar dia langsung mencabut kejantanannya dari vaginaku, sesaat kemudian kudengar bunyi resliting ditutup, dia turun dari ranjang dan tak lama kemudian kudengar dia keluar kamar tanpa mengucapkan sepatah katapun.Aku merasa terhina dengan perlakuannya itu, tapi apa mau dikata, tubuhku masih lemas




















