Dan ini menjadi akar masalah pada kehidupan remajaku. Ngaceng abis kayak siap berlaga.Dia? Bokeb Saya sudah mengantuk sekali.”“Tante takut tidur dalam gelap Dit”.“Gimana kalau saya temani Tante supaya tidak takut?”, aku sendiri terkejut dengan kata-kata yang keluar dari mulutku, mungkin karena sudah mengantuk sangat. Habis itu aku kembali ke ranjang. Aku sudah tahu titik kelemahan pertahanannya. Suaminya pemasok yang mendatangkan beberapa bahan kebutuhan perkebunan kelapa sawit. Untuk lima menit pertama aku menguasai bola dan lapangan sepenuhnya. Bukankah kita sudah mau tidur? Diam-diam aku bertekad untuk menaklukkannya pada kesempatan berikutnya sehingga tahu rasa, bukan dia yang memakan aku tetapi akulah yang memakan dia.Aku terbangun pada kokokan ayam pertama. “Punyamu panjang sekali.”“Memek Tante tebal dan enak sekali”, kataku balas memuji dia.




















