aakh.. “Well.. Bokep Family puas sekali sayang..!!” terimaksih.. saya pakai bluss biru motif bunga kecil-kecil, Om tunggu dibawah ya”!! “Ayoo.. bathinku sambil berjalan ke arahnya. deh!” bisikku masih lemah.. Tentang sifatnya, aku belum tahu banyak, hanya kalau melihat dari cara dia ngirim messege sepertinya sih oke juga. dia telusuri lekuk tubuhku dengan jilatan-jilatan halus, pentil teteku dihisap sehingga tampak menjulang tegak diatas bukit kembarku yang mulus. kemudian perlahan.. .. Dia hanya tersenyum, namun tiba-tiba dia mengangkat badan tapi tidak mencabut uratnya dan langsung.. Dia bimbing aku yang hanya memakai CD ke tempat peraduan yang sudah tersedia diruangan itu. dan tawa kamipun berderai disaksikan furnishings di ruangan yang sejak tadi membisu menyaksikan ulah kami.“Om.. di samping gentle dan penuh perhatian, dia juga senang bercanda, makanya tidak terasa..




















