Dan kami pun mandi, membersihkan diri dari keringat dan lendir akibat permainan tadi. Senyum tipisnya kembali terulas, namun kini bercampur aduk dgn gejolak gairahnya yg menyala.Kulumat lagi bibir istriku sambil perlahan mengatur posisi agar Nakim lebih leluasa menikmati dada istriku. Bokep STW Tangan Nakim yg tadi membelai-belai paha istriku pun kini sudah mulai naik keatas, menuju daerah lembab di selangkangan.enak ga,ma?,tanyaku mesra.uuh,papa jahat,jwb istriku ditengah gairahnya. Rasa malu, takut dan lelah memancar dari wajahnya, bergegas ia menuju kamar tidurnya dgn langkah tak bersuara.Mendengar suara pintu kamar Nakim yg ditutup, istriku pun bangkit menuju kamar mandi. Sambil memberi selimut, kukedipkan mata kepada istriku sambil beranjak keluar.aku ke kamar mandi duluan ya,ma,suaraku agak lantang mengiringi langkahku menuju pintu kamar.Diluar kamar,ternyata Nakim sudah berdiri didepan pintu kamar mandi menungguku.gimana,kim?,tanyaku berbisik.Nakim tak mau bersuara krn takut terdengar, dia hanya mengangkat jempolnya sambil menunjukkan wajah salut.Aku mengerti dan pasang senyum,ya udah, tidur gih,




















