Kantor si boss. Bokep Tante Dada Susan lembut menekan dadanya sendiri, mengalirkan kehangatan yang tak asing lagi di tubuhnya. Ken tahu, kalau temannya itu sedang sibuk bekerja seperti itu, jangankan tidak makan siang, bahkan dua hari tidak makan pun Nick sanggup. Ia masih memandang Tessa lekat-lekat. Ia ingin mabuk malam ini. “Gue pergi Sue,” Nick akhirnya berkata. Nick yang sedang termenung, melotot marah pada orang yang menariknya kembali ke alam nyata. Apa perlu gue anterin?” tawar Andre.”ItEs okay, gue cabut dulu ya, see ya all. Ia sadar tidak adil untuk marah dan cemburu kepada Tessa karena bukankah Ia pun sedang merangkul Susan sekarang ini?










