Susan menariknya masuk ke dalam lift, diikuti oleh belasan orang lain, termasuk Tessa dan pasangannya.Di dalam lift posisi mereka memungkinkan Nick dan Tessa saling berpandangan. Bokep Ia bisa melihat bahu Tessa bergetar halus, sedangkan pasangannya yang tolol itu masih saja berusaha mencium daun telinga Tessa.Nick merasakan bibirnya bergerak tanpa sadar memanggil nama Tessa tanpa suara. Nick memeriksa HP nya.Tidak ada missed call. Si empunya leher dan payudara itu sendiri kelihatannya menanggapi dengan agak dingin perlakuan tersebut.Pandangannya kosong, menerawang seakan-akan Ia tidak berada disana.Nick merasa hatinya tercabik-cabik. Ia bergerak semakin mendekat. Bukan Susan yang merusak konsentrasinya setiap kali Ia mulai bekerja. “Tinggalin gue sendirian Nick, gue butuh waktu buat mikir,” katanya lagi.Nick bangkit perlahan. Ke kiri dan ke kanan, lalu memutar, kejantanan Nick serasa dipijat dan ditelan sekaligus.




















