‘Kamitenggengen’!!“Lho kog diam saja Mbak?”
Aku jadi bingung melihat situasi ini. Bokep Tobrut Di atas gundukan itu, tangan nenek masih bercokol, menutupi sebagian ujungnya. “Kena..!” kataku sambil merangkul Kak Sekar dari belakang dan berusaha menggapai dadanya dari belakang. Yang jelas aku makin tak perduli. Meski statusku ikut Nenek dan Bu dhe ku, sebab ke dua orang tuaku merantau ke luar jawa, tapi terutama aku sangat dekat dengan Mbak Sekar. Tapi kali ini, aku tak mau terjebak ke dalam rutinitas menjemukan seperti yang sudah ku lihat sebelumnya, sebab yang bikin dag dig dug sebenarnya tak lebih karena rasa keinginan tahuan belaka. Bagaimana tidak, sorang anak bau kencur, yang notabene cucunya sendiri telah berani menelanjangi dirinya dan berani memainkan kelentitnya, di daerah ‘kekuasaannya’.




















