“Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Bokep Cina Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Erik.“Terima kasih..Erik.” Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”Deg. Erik menciumi diriku yang bergetar hebat dengan sedikit paksa. Aku tidak pernah bertanya. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Mukaku terasa panas. “Hmmphh..”
Untuk pertama kalinya aku merasakan ada getaran yang aneh pada tubuhku. Dia memperhatikanku sejenak dan senyuman misterius itu hadir lagi.Dia pun membungkukkan tubuhnya,
“Hey, tukang ngintip cilik.




















