Katanya kamu suka” kataku sambil sedikit menekan kepala Lisa agar mendekat ke kemaluanku.“Iya.. Lu pilih yang mana?” bisik Andi saat kami sedang mengurus cek-in.Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku.“Novi” jawabku pendek.“Hehe.. Bokep Mama Ahh” erangnya ketika puting payudaranya yang telah mengeras kujilati dan kuhisap.Tangan Novi mengangkat payudaranya, sambil tangannya yang lain menekan kepalaku ke dadanya.“Enak Mas.. Katanya kamu suka” kataku sambil sedikit menekan kepala Lisa agar mendekat ke kemaluanku.“Iya.. Kita ajak mereka yuk..” kata Andi.“Boleh aja kalau mereka mau” jawabku.“Tapi lu yang traktir ya bos.., kan baru ngambil duit nih”“Beres deh”Andi pun kemudian menghampiri mereka dan mengajak berkenalan.Memang Andi ini pemberani sekali dalam hal begini.Dia memang terkenal playboy, punya banyak cewek.Hal itu didukung dengan perawakannya yang lumayan ganteng.“Lisa..” kata gadis berambut pendek itu saat mengenalkan dirinya.“Ini temannya siapa namanya” tanyaku sambil menatap gadis seksi temannya.“Novi” kata gadis



