aku tertunduk sejenak di pinggir tempat tidur sambil mengisap rokok Sampoerna, sementara Tutik tidur dipagkuan aku sambil memeluk pinggangku.Rokok sudah habis aku ambilkan tas kecilku yang di dalamnya ada alat perekam suara, langsung kuhidupkan. sebelum pergi meninggalkan café kuberikan tip sama pelayan café yang menemaniku untuk pamitan pulang.Sampai dimukan café kuperhatikan mobil laki-laki itu kemana arahnya. Bokep Thailand abang jahat kali ya ? Selama satu jam aku di café itu, tiba-tiba ponselku bunyi dengan nada panggilan.Kuangkat poselku kulihat nomornya sepertinya tidak aku kenal. aku tunggu Tutik tidak ada kawan, cepat donk bang. lain orang lain tingkah lakunya beratus teori yang di buat cowok-cowok keren yang mendekatinya, yang namanya cinta belum juga ada di benaknya. Aku jawab “kayaknya hujannya ini lama tante”. Hati-hati di jalan licin bang. Satu jam penuh berenang perut mulai mulas dan terasa nyeri menahankan lapar.




















