“Nih pelet nih… Weee…” sambil kujulurkan lidahku, mataku juga ikut kiyer-kiyer (pokoknya jelek habis deh tampangku waktu itu). Film Porno Aku merasa si kecil dipijat-pijat oleh si sempit yang lagi menegang di bawah sana karuan saja si kecilku pun tidak bisa tahan lagi! Edan, lagi-lagi si Lala seperti burung yang lepas dari sangkar saja kembali teriak-teriak keenakan merasakan sodokan si kecil-ku yang makin aku bikin kencangan lagi. Lala sayang ama Iyan, Lala mau Iyan entarnya tidak ninggalin Lala gitu saja,” sambil mengucek-ucek matanya kuusap air mata di pipinya. (“Boss… susah Boss,” si kecilku laporan ke bossnya.)
“Yaaann..! “What the hell?” kami dengar suara ribut orang-orang yang lagi jalan menuju ke arah sekitar pelataran parkir mobilku.Cepat langsung kuangkat tubuh Lala, sambil si kecil masih dalam liangnya kugendong dia kembali ke arah first time we have some hug and kissing tadi.




















