Disanalah ibu ku mencari nafkah, dengan menjual dirinya kepada laki-laki pemburu shahwat.Aku tidak perduli, karna memang aku belum mengerti tentang apa itu pelacuran. Bokep China Dengan posisi kaki di angkat ke atas, Ibu ku mengangkangkan ke dua pahanya yang terlihat besar dan putih. Siapa ayah kandungku. Mereka pun berpelukan dan mencium bibir ibu ku dengan mesra. “Kamu membuat aku binggung tau..” katanya lagi. kamu jaga rumah baik-baik yah nak.” Kata ibu ku sambil membawa tas kecilnya, dan menuju motor om-om itu.Om-om itu hanya tersenyum melihat aku dan Rian. Akhir ya ku coba mengalihkan pembicaraan.“Say masuk apa mau di luar aja.. “Setan lo mas..eehh.. aku sst…eeght…aku mau pipis sayang. Cuma aku malu sama saja membuka aib Mamahku.“Em…coba tebak lagi apa?!” ku coba untuk mengajaknya becanda.




















