Sebelum aku turun, aku tak lupa meminta nomor teleponnya. Bokeb Aku lalu berpikir untuk menyetubuhinya sekali lagi. Tapi dia masih berusaha bertahan. Aku lalu menekan lebih kuat lagi. Aku gak bisa kayak gini.. “Buka aja ya celananya, biar agak enakan?” Ujarku untuk meminta izinnya. Lalu kutarik resleting celananya. Lalu ketika film sudah usai, aku mengajaknya untuk mencari tempat ngobrol dan makan lagi, karena perutku belum kenyang dengan makanan ‘fast food’ tadi. “Ooghhh..” Dia mengerang keras. Terdengar dia mendesis, tapi seakan tidak mau membuka matanya. Aku tidak menghiraukan larangannya. Ooohhh..” Jeritnya. Terlihatlah CD nya yang berwarna cream yang terbuat dari bahan katun halus. Sshh.. Namaku Darwin (32 thn). Dan.. Dan meminta izin apakah aku bisa meneleponnya di kantor. Hubungan seperti itu hanya seperti kalau kita ingin buang air kecil di toilet umum, setelah selesai, tinggal mengeluarkan uang receh, lalu pergi.




















