Setengah jam sebelumnya. Tanggung nih..”. Bokep Tobrut “Ahh.. Rene masih sempat mendengar erangan si adik yang memaki panjang lebar sebelum sepeda motor itu akhirnya menghilang di kejauhan. ‘Yah beginilah’, pikirnya, jika hanya punya adik semata wayang, yang sangat kebetulan manja dan pemaksa. “Akhh.. ahh.. Rene..” mulutnya berbisik setengah terbuka. Rina mengingatkan dirinya sendiri sebelum tangannya mulai gatal.Dua purnama yang lalu. Dihampirinya box telepon di belakangnya, dan setelah memasukkan koin seratus terakhirnya, jarinya memencet- mencet nomor telepon rumahnya.‘Brengsek’, umpatnya dalam hati mendengar suara penjawab telpon, “Disini rumah keluarga Ta..”, Rena membanting gagang telpon itu, membiarkan beberapa pasang mata pengunjung warung menatap heran ke arahnya. “Duhh.. semua gila, batinnya dalam hati. Rena kembali masuk ke dalam kamar pas, dan keluar beberapa saat kemudian sambil cemberut, mengembalikan baju hip-hop itu ke gantungan, tanpa memperdulikan pandangan Mbak penjaga stan yang mencemooh. Kuberitahu Mama dan Papa kalau sudah pulang!”, Rena menggeram dan mengomel




















