Tanpa ragu aku gandeng Norma untuk menuju ke belakang tumpukkan karangan bunga itu. “N’tar suami ibu nyariin, lho,” kataku khawatir. Bokep Aku tak mampu menahan diri. Yang tanpa sungkan dan malu memang berharap aku memberikannya perhatian khusus. Selanjutnya aku berayun-ayun mendorong tarik ku. Norma cepat meraih dan menyibakkannya. Dan aku yakin sesungguhnya ibu ini telah mengundangku. Bisa bebas menyantap yang ‘enak-enak’?”
Rupanya ibu ini kembali gencar memojokkan aku. Apakah dia termasuk perempuan yang ‘kecewa sama suami’? “Ampunn Hendra.. Pesta ini diselenggarakan di rumahnya yang memang bertanah luas dengan bangunannya yang besar pula. “Noorr.. Dia sangat histeris. Kemudian tangannya merenggut lepas celana dalamku. Soalnya saya baru sadar…”
Sengaja aku nggak selesaikan kata-kataku. “Ahh.. Dia tersenyum padaku yang langsung aku membalas dengan anggukan tanda hormatku. Dalam keremangan kebun itu kami cukup bebas saling sentuh dan remas. Aku melayang dalam nikmat birahi. Beberapa menit kemudian dia menyusul. Aku tak lagi tahann..




















