Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. Bokep Arab Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. “Baiklah kalau menurut kamu begitu” jawab Ananda kemudian. “Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Dengan santai aku duduk sambil menikmati segelas coklat hangat dan sepotong pancake nanas kesukaanku. “Makasih pa, Ma..” teriaknya sambil mencium pipi Papa dan Mamanya. “Banyak cerita di kampus yang mengatakan, kalau kamu orangnya cukup lembut setiap menghadapi cewek” tambahnya lagi. Seketika pandangan Ananda bersama kedua orang tuanya tertuju ke panggung. “Maksud kamu?”tanya Ananda lagi. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita.




















