” ..masih tetep luar biasa kok mbak..saya tetap suka inget2 kejadian itu..”Jawabku. Bokep Crot Sedikit lagi bakal hingga. Hari-hari selanjutnya berjalan normal, kami hanya berjumpa di akhir pekan, tidak ada bahasan lagi soal peristiwa itu. “Telah den..telah puas ?” Ujarnya berbagai saat ketika aku tetap tersengal diam di atasnya, air mata itu kembali mengalir dari pinggir pipinya.Kalimat itu serasa menamparku. 5 tahun yang lalu suaminya wafat serta meninggalkan seorang balita perempuan berumur 5 tahun. Well, aku tidak mungkin tega menolak permohonanya, tapi setidaknya dirinya wajib belajar utk berfikir panjang. Tapi aku berusaha tenang, aku bangkit serta duduk di pinggir kasur. Mbak Juminten mungkin telah lama pulang. Semenjak hari itu hubungan kami berada dalam suasana yg baru. Jam 9 pagi, wanita itu telah datang semacam biasanya. “Jangan..nanti dirinya curiga..” Jawabnya menepis tanganku. “….mmm…apa yg aden cari..mbak semacam ini, perempuan kampung, gak cantik..dah tua lagi..” Wajahnya lekat2 menatapku.




















